Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co :

PRODUK KESEHATAN WANITA DAHSYAT : GLUTERA SEHAT
Tampilkan postingan dengan label Pikun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pikun. Tampilkan semua postingan

Download Panduan Software Bisnis Gratis

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 02.36

SMS CENTER SEKOLAH
adalah software yang memungkinkan informasi sekolah untuk bisa diakses melalui SMS. Informasi yang bisa diakses melalui SMS misalnya: nilai/raport, pembayaran SPP, informasi biaya lain selain SPP, informasi absensi, ekstrakulikuler, PSB, organisasi, guru, siswa, catatan siswa, kelas/ruang/daya tampung, biaya-biaya sekolah, dll.

Semua informasi tersebut bisa diakses dimana saja, dan kapan saja, dengan mudah.

Fitur dan harga Software SMS Center Sekolah

Silakan Download Gratis : Tutorial
Software SMS Center Sekolah



=============================================

Produk Software SMS Gateway

Software SMS adalah Software Dekstop yang berfungsi sebagai SMS Manager yang mampu menangani komunikasi 2 arah (yang bersifat otomatis) antara perusahaan Anda dengan Calon Pelanggan, Pelanggan Tetap, maupun Staff internal di perusahaan Anda.

Dengan media SMS mereka akan lebih mudah menerima atau mengirim informasi dari dan ke perusahaan Anda. Dan dengan Software SMS ini perusahaan Anda akan lebih mudah menyampaikan maupun menerima informasi dari Pihak Luar maupun dari pihak internal kantor sendiri.

Di bawah ini adalah Produk Software SMS Gateway yang sudah disesuaikan dengan berbagai jenis kebutuhan. Baik kebutuhan Bisnis maupun non-Bisnis.


Fitur dan harga Software Server SMS Bisnis

Download : Software Server SMS Bisnis


Semoga Bermanfaat.

Read More....

Ramalan Joyoboyo atau Jayabaya Lanjutan

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 08.56

Lanjutan Ramalan Joyoboyo atau Jayabaya

146.
wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil
sing ora abisa maling digethingi
sing pinter duraka dadi kanca
wong bener sangsaya thenger-thenger
wong salah sangsaya bungah
akeh bandha musna tan karuan larine
akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe

orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil
yang tidak dapat mencuri dibenci
yang pintar curang jadi teman
orang jujur semakin tak berkutik
orang salah makin pongah
banyak harta musnah tak jelas larinya
banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab

147.
bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret
sakilan bumi dipajeki
wong wadon nganggo panganggo lanang
iku pertandhane yen bakal nemoni
wolak-walike zaman

bumi semakin lama semakin sempit
sejengkal tanah kena pajak
wanita memakai pakaian laki-laki
itu pertanda bakal terjadinya
zaman gonjang-ganjing

148.
akeh wong janji ora ditepati
akeh wong nglanggar sumpahe dhewe
manungsa padha seneng ngalap,
tan anindakake hukuming Allah
barang jahat diangkat-angkat
barang suci dibenci

banyak orang berjanji diingkari
banyak orang melanggar sumpahnya sendiri
manusia senang menipu
tidak melaksanakan hukum Allah
barang jahat dipuja-puja
barang suci dibenci

149.
akeh wong ngutamakake royal
lali kamanungsane, lali kebecikane
lali sanak lali kadang
akeh bapa lali anak
akeh anak mundhung biyung
sedulur padha cidra
keluarga padha curiga
kanca dadi mungsuh
manungsa lali asale

banyak orang hamburkan uang
lupa kemanusiaan, lupa kebaikan
lupa sanak saudara
banyak ayah lupa anaknya
banyak anak mengusir ibunya
antar saudara saling berbohong
antar keluarga saling mencurigai
kawan menjadi musuh
manusia lupa akan asal-usulnya

Read More....

Ramalan Joyoboyo atau Jayabaya

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 08.55

Ramalan Joyoboyo atau Jayabaya

140.
polahe wong Jawa kaya gabah diinteri
endi sing bener endi sing sejati
para tapa padha ora wani
padha wedi ngajarake piwulang adi
salah-salah anemani pati

tingkah laku orang Jawa seperti gabah ditampi
mana yang benar mana yang asli
para pertapa semua tak berani
takut menyampaikan ajaran benar
salah-salah dapat menemui ajal

141.
banjir bandang ana ngendi-endi
gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni
gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni
marga wedi kapiyak wadine sapa sira sing sayekti

banjir bandang dimana-mana
gunung meletus tidak dinyana-nyana, tidak ada isyarat dahulu
sangat benci terhadap pendeta yang bertapa, tanpa makan dan tidur
karena takut bakal terbongkar rahasianya siapa anda sebenarnya

142.
pancen wolak-waliking jaman
amenangi jaman edan
ora edan ora kumanan
sing waras padha nggagas
wong tani padha ditaleni
wong dora padha ura-ura
beja-bejane sing lali,
isih beja kang eling lan waspadha

sungguh zaman gonjang-ganjing
menyaksikan zaman gila
tidak ikut gila tidak dapat bagian
yang sehat pada olah pikir
para petani dibelenggu
para pembohong bersuka ria
beruntunglah bagi yang lupa,
masih beruntung yang ingat dan waspada

143.
ratu ora netepi janji
musna kuwasa lan prabawane
akeh omah ndhuwur kuda
wong padha mangan wong
kayu gligan lan wesi hiya padha doyan
dirasa enak kaya roti bolu
yen wengi padha ora bisa turu

raja tidak menepati janji
kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya
banyak rumah di atas kuda
orang makan sesamanya
kayu gelondongan dan besi juga dimakan
katanya enak serasa kue bolu
malam hari semua tak bisa tidur

144.
sing edan padha bisa dandan
sing ambangkang padha bisa
nggalang omah gedong magrong-magrong

yang gila dapat berdandan
yang membangkang semua dapat
membangun rumah, gedung-gedung megah

145.
wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes
akeh wong mati kaliren gisining panganan
akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara

orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis
banyak orang mati kelaparan di samping makanan
banyak orang berharta namun hidupnya sengsara

Read More....

7 Satria Menurut Ronggowarsito

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 08.04

Ramalan 7 Satria Ronggowarsito

Dipaparkan ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit , yaitu : Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba menafsirkan ke-tujuh Satrio Piningit itu adalah sebagai berikut :

1. SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO. Tokoh pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro), yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan akan kemudian menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama. Berkuasa tahun 1945-1967.

2. SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR. Tokoh pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti. Berkuasa tahun 1967-1998.

3. SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR. Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1998-1999.

4. SATRIO LELONO TAPA NGRAME. Tokoh pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.

5. SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH. Tokoh pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.

6. SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.

7. SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU. Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.

Read More....

Kidung Rumekso Ing Wengi Oleh Kanjeng Sunan Kalijaga

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 07.29

Kidung Rumekso Ing Wengi
By Kanjeng Wali Sunan Kalijogo


Ana kidung rumeksa ing wengi,
Teguh ayu luputa ing lara,
Luputa bilahi kabeh,jin setan datan purun,
Paneluhan tan ana wani, miwah panggawe ala,
Gunane wong luput, geni anemahan tirta,
Maling adoh tan ana ngarah ing kami, guna duduk pan sirna.
Sakehin lara pan samja bali,
Sakehing ama sami miruda, welas asih pandulune,
Sakehing bradja luput, kadi kapuk tibanireki,
Sakehing wisa tawa, sato kuda tutut,
Kayu aeng lemah sangar songing landak,
Guwaning mong lemah miring, mjang pakiponing merak.

Pagupakaning warak sakalir,
Nadyan artja mjang sagara asat,
Satemah rahayu kabeh, dadi sarira aju,
Ingideran mring widhadari, rinekseng malaekat,
Sakatahing rusuh, pan dan sarira tunggal,
Ati Adam utekku Bagenda Esis, pangucapku ya Musa.

Napasingun Nabi Isa luwih,
Nabi Yakub pamiyarsaningwang,
Yusuf ing rupaku mangke,
Nabi Dawud swaraku,
Yang Suleman kasekten mami,
Ibrahim nyawaningwang,
Idris ing rambutku, Bagendali kulitingwang,
Abu Bakar getih, daging Umar singgih, balung Bagenda Usman.

Sungsumingsun Fatimah Linuwih,
Siti Aminah bajuning angga,
Ayub minangka ususe, sakehing wulu tuwuh,
Ing sarira tunggal lan Nabi, Cahyaku ya Muhammad,
Panduluku Rasul, pinajungan Adam syara",
Sampun pepak sakatahing para nabi, dadi sarira tunggal.
Wiji sawiji mulane dadi, pan apencar dadiya sining jagad,
Kasamadan dening Dzate, kang maca kang angrungu,
Kang anurat ingkang nimpeni,
Rahayu ingkang badan, kinarya sesembur,
winacaknaing toja, kinarya dus rara tuwa gelis laki, wong edan dadi waras.

Lamun arsa tulus nandur pari puwasaa sawengi sadina,
Iderana gelengane, wacanen kidung iki,
Sakeh ama tan ana wani,
Miwah yen ginawa prang wateken ing sekul,
Antuka tigang pulukan, mungsuhira lerep datan ana wani, teguh ayu pajudan.
Lamun ora bisa maca kaki, winawera kinarya ajimat,
Teguh ayu penemune, lamun ginawa nglurug,
Mungsuhira datan udani, luput senjata uwa,
Iku pamrihipun, sabarang pakaryanira,
Pan rineksa dening Yang Kang Maha Suci, sakarsane tineken.

Lamun ana wong kabanda kaki,
Lan kadenda kang kabotan utang, poma kidung iku bae,
Wacakna tengah dalu, ping salawe den banget mamrih,
Luwaring kang kabanda, kang dinenda wurung,
Dedosane ingapura, wong kang utang sinauran ing Yang Widdhi, kang dadi waras.

Sing sapa reke arsa nglakoni, amutiha amawa,
Patang puluh dina wae, lan tangi wektu subuh,
Lan den sabar sukur ing ati,
Insya Allah tineken, sakarsanireku,
Njawabi nak - rakyatira,
Saking sawab ing ilmu pangiket mami, duk aneng Kalijaga.

Read More....

Cewe'e Ayu Tenan

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 08.03

Cewe'e Ayu Tenan
Oleh : Cak Sun "Blog Bisnisku"

Isuk-isuk rahmat mlaku-mlaku ndek kampuse. Gak biosone piyamba'e budal ndek kampus mruput banget. Gak koyo biasane leng budal. Gak sengojo rahmat kepethuk karo wong wadon. "weh... iku sopo yo?", bathine rahmat nalikone delok wong wadon iku.

Tapi rahmat gak gubriss blass karo wong wadon mau. Niate rahmat mong situk, "aku niat ngeluru ilmu, wiss titik." Niat sing mulyo banget khan...
Tapi, barang wiss rodok adoh anggenipun mlampah, pethuk maneh karo wong wadon mau. Rahmat mundak bingung. Saiki malah wong wadone ngelirik marang rahmat. Rahmat mundak gugup. Awa'e dredek ora karoan.

Rahmat nyoba gak delok marang wajahe cewek mau. "Aku engko nek nganti delok wajahe cewek iki, bakal onok bencana". Gumame rahmat.

Karo sikil sing rodok abot buanget, rahmat nekat yok opo carane supoyo cewek iki ilang soko pandelenge.

Basan wis agak adoh soko cewek mau, la kok si celuk. "mas... maaaaaaaaaass.... ". Bengo'e cewek mau marang rahmat sing katon setitik soko pandelenge. "Maaaaaaaaaassssssss..". Mundak buanterrr bengo'e.

Sakjane rahmat krungu. Rahmat keroso gak enak. Yo wis tak balas ae. "Iyooooooooooooooooo.......... onok opo...!" Balase rahmat.

"Mreneooooooo.........". Balas maneh cewek mau. Rahmat mundak bingung ora karoan. Waduh dikon mrono, yok opo iki. Onok opo yoo. "Mrono gak, mrono gak, mrono gak". Tambah ora genah atine rahmat.

Soale pesene Gurune, nek onok cewek ojok mbok delok, iku maksiat. Sebenere cewek mau iku, uayuuuuuuuu banget. Tapi rahmat tetep ae bingung. Sirahe rahmat terus di-dengklukne. Gak wani kate dengak. Dadi de'e mong ngrungokno tok suarane cewek iku.

Gak disongko da dak cewek iku mau marani rahmat. "Mas iku lho pulpene sampean tibo".
"Hah......, ". tambah gugup banget suarane rahmat. Karo grayah-grayah tas lan sakune, rahmat dredek banget "i i i yoo.... ceblok endi". "iki... " pulpenne di dudohne rahmat.

Karo nampani pulpen, sirahe rahmat didengakne terus delok wajahe cewek mau. "Subhanalloh............" bathine rahmat. Moto lorone ora kedEp blass. Mlotot koyo buto ijo sing arep nguntal pisang.

"Kok ayu temen ngene arek iki, ayune ora ketulungaaaaaaaaaaan". Bathine rahmat.

"heh.......".
Rahmat kaget. "iyooo....matur suwun". Rahmat kate langsung mlayu. nanging cewek mau nakoni " Mas arep budal nandi?" takone cewek iku. Gemeter campur seneng, rahmat jawab. "Arep neng kampus kae, lha iku dilik maneh sampek". "Lho kuliah neng kunu jugak ta? " iyoooo...."
Ngobrol Karo mlaku bareng, rahmat suwi-suwi ora gugup maneh.

Wis rodok suwi ngobrol, terus wong loro mau pisah. Rahmat mlaku neng gedung fakultase, cewek mau yo neng gedunge.

Rahmat gak langsung mlebu-mlebu kelas. Malah Jagok neng ngisor uwit guede. Koyo onok sing dipikirne. Bathine rahmat Ngertio ngunu aku ket mau tak delok cewek iku. Gak ngertine lha kok uayuuuuuuu........ tenan cewek iku. Uhhhhhhhhhh............ lha nek ayu ngene iki gak maksiat yo.

Waduhhhhh......... aku kok lali ora takok jenenge sopo, alamate ngendi, nomor HP-ne piro.

=========
Cekap semanten anggenipun kawulo cerito, menawi wonten lapate kawulo nyuwun kareksine lan dateng Alloh kawulo nyuwun Ngapuro.

Read More....

Pikun

Diposting oleh Belajar Filsafat, Kuliah Filsafat , Obat Ejakulasi Dini, Foredi Herbal, Sekolah Filsafat | 07.48

Pikun

Sore-sore Wonokairun nangis gerung-gerung ndhik pinggir embong ambek napuki sirahe. Gak sui Bunali liwat, begitu ndhelok onok wong tuwek nangis langsung mandhek nakoni.

"Mbah, laopo sampeyan nangis ndhik pinggir embong ?" takok Bunali.
"Aku ndhuwe bojo anyar ndhik omah, sik tas ae tak rabi, umure 20 taun, sik enom, ayu, semlohe. " jare Wonokairun ambek nangis.

"Lho lak enak se sampeyan, laopo kok nangis lho ?. " Bunali mulai bingung.
"Ngene lho cak, wis ayu, bojoku iku yo pinter masak. Opo ae kari njaluk, jangan asem, rawon, brengkes, sembarang sing enak-enak pokoke. " jare Wonokairun.

"Lha kurang opo maneh sampeyan Mbah. Ngono kok sik mewek ae. " Bunali tambah bingung.
"Mari ngono yo, bojoku iku setia pol ambek aku. Lek onok sing nggudho langsung dikandhakno aku. " jare Wonokairun maneh.

"Lek ngono ceritane, lha terus opoko sampeyan kok nangis gerung-gerung gak mari-mari ?" Bunali wis gak sabar meneh.

"Masalae aku lali ndhik endhi omahku . . . ."


=======
Stop Dreaming Start Action

Read More....

Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co :